Rabu, 30 Januari 2008

Tidak Ada Yang Sukar

Tidak ada yang sukar bagi orang benar
Tidak ada yang berat bagi orang taat
Tidak ada yang mahal bagi orang yang murah hati
Tidak ada yang mustahil
Bagi orang yang percaya kepada Tuhan

Author : Unknow

Time To say good Bye

Akhirnya saat itu tiba juga saat saya harus meninggalkan Pulau ini, setelah 2 tahun saya banyak menghabiskan waktu di sini akhirnya tiba saatnya ketika saya harus berubah haluan dan meninggalkan semua yang sudah sangat melekat di hati.
Sedih..iya, tetapi semua harus terus berjalan, kehidupan adalah mati ketika tak ada lagi perubahan dan kehidupan harus terus berjalan.
Kata pamit akhirnya menjadi ungkapan terima kasih atas kebersamaan yang telah dilewati bersama-sama. Kepada teman-teman kantor, kepada teman-teman mess, kepada teman-teman Gereja dan kawanua Flores di kampung Kodok yang walaupun sebagian besar tidak sempat karena mepetnya waktu. Pamit dengan para pastor hanya bisa dilakukan lewat telepon karena kedua pastor baik pastor Anton maupun pastor Thomas sedang mengikuti sidang pastoral di Keuskupan Ambon, tetapi saya masih sempat berpamitan dengan suster Anselma dan suster Paulina beserta adik-adik angkat di pastoran.
Terima kasih...hanya kata itu yang paling tepat untuk menggambarkan betapa bersyukurnya saya untuk semua bimbingan dan kebersamaan selama ini. Sekali lagi terima kasih dan mohon maaf untuk semua kekhilafan yang timbul dari kebersamaan ini.Kebahagiaan terbesar bahwa Tuhan mengijinkan saya melalui waktu di pulau ini.

Selasa, 22 Januari 2008

hem....

Arg...Perasaan tak menentu begini

Senin, 21 Januari 2008

Dearest...

Gue lagi super sedih beberapa hari ini.
Tanggal 18 januari kemarin gw ditelpon bos dari kantor manado, ngasih kabar kalo gw akan dimutasi dan harus stay di kantor Manado. Sebelumnya saya kerja di bagian Hutan Kemasyarakatan yang mengharuskan saya menghabiskan banyak waktu di Industri Falabisahaya Maluku Utara. Yang paling bikin sedih karena saya harus dipisahin dengan jarak yang sangat jauh dengan segala yang selama ini selalu memberikan senyum......
Ya tetapi semuanya harus dilalui walau emang berat banget...
Teman2 saya juga banyak yang dimutasi, pa ateng ke kantor manado, pa cecen dan pa amin ke camp HPH Seram Timur. Mana kita udah dekat banget slama ini, walau gw sadar semua orang punya jalan hidup sendiri, tetapi sumpah semua tidak mudah untuk dilalui saat kata itu harus terucap "slamat tinggal..."

Senin, 14 Januari 2008

Si Patah Tulang yang berkasiat

Patah Tulang

Ternyata nich,tanaman patah tulang atau Eupharbia tirucalli yang saya pelihara di rumah adalah salah satu tanaman obat yang bisa nyembuhin berbagai penyakit seperti maag,sakit gigi,rematik,nyeri tulang,wasir,dan berbagai penyakit kulit.Bagian yang biasa digunakan adalah akar,getah dan batangnya. Tetapi kita mesti berhati-hati dengan getah tanaman ini karena getah patah tulang mengandung senyawa kimia yang berbahaya bila tertelan apalagi jika terkena mata, harus segera dibilas dengan air atau santan.
Tanaman yang berasal dari Afrika ini adalah salah satu jenis kaktus, dan pemeliharaannyapun sangatlah mudah. Yang terpenting si patah tulang ini hidup di tempat terbuka dan mendapat cahaya matahari penuh.
Tanaman ini memiliki batang berwarna hijau berbentuk silindris. Daunnya juga berwarna hijau berbentuk elips dengan panjang daun kurang lebih 1cm yang terdapat pada setiap rantingnya.Tanaman ini dapat mencapai tinggi hingga 4m, memiliki getah berwarna putih dan bersifat racun karena mengandung senyawa kimia berbahaya. Tanaman ini memiliki cabang yang sangat banyak, setelah tumbuh sekitar 10-15 cm,batangnya akan memiliki cabang baru yang letaknya melintang. Demikian seterusnya sehingga percabangannya terlihat berpatah-patah dan karenaya dinamakan patah tulang.
Untuk perkembangbiakan tanaman ini sangatlah mudah, yakni cukup menggunakan stek batangnya dengan media tumbuh menggunakan tanah.
Jika hendak digunakan sebagai obat, misalnya penyakit kulit,kita cukup mengambil batang dan akarnya dan dikeringkan. setelah itu dihaluskan dan ditempelkan pada tempat yang sakit seperti luka,bisul,keseleo,terkilir dan sebagainya, sedangkan jika ingin pengobatan dari dalam, batang dan akar yang telah dihaluskan cukup diminum atau dicampur dengan makanan.Sedangkan untuk mengobati sakit gigi,kita dapat mengambil getahnya dengan kapas dan dioleskan pada gigi yang sakit, tetapi harus ekstra hati-hati jangan sampai tertelan.

Rabu, 09 Januari 2008

Membuat Gohu

Gohu Manado

Makanan-makanan Manado, selain dikenal dengan kepedasannya juga dikenal karena kesegarannya dan banyak menggunakan bahan2 alami. Salah satu masakan Manado yang saya gemari adalah Gohu (gohu=pepaya) atau asinan pepaya, apalagi dimakan pada saat cuaca sedang panas-panasnya.

Cara membuatnya juga mudah dan bahan-bahannya sangat mudah didapat antara lain Pepaya mengkal,garam,air,cuka,guraka (jahe),gula merah,cabe,bawang dan terasi.
Pertama-tama pepaya diiris-iris kecil. Bumbu bawang,jahe,cabe,garam dan terasi dihaluskan kemudian masukkan ke dalam air putih dan dicampur dengan pepaya yang sudah diiris-iris.Tambahkan gula merah dan cuka secukupnya.Diamkan kurang lebih satu jam dalam kulkas, kemudian gohu siap dihidangkan.

Selasa, 08 Januari 2008

Anda Mempunyai Dua Plihan

Kiriman dari seorang teman

Jerry adalah seorang manager di sebuah restoran.Ia selalu merasa senang.
Apabila seseorang menanyakan keadaannya, ia selalu menjawab, ‘ Jika saja saya lebih baik, saya ingin punya saudara kembar’. Disaat Jerry pindah kerja, banyak pelayan di restorannya berhenti dari pekerjaan mereka agar supaya meraka bisa mengikuti dia dari restoran satu ke restoran yang lain. Mengapa ? Karena Jerry adalah seorang pemberi semangat yang alami. Jika ada seorang pegawai mengalami hari yang buruk, Jerry selalu ada dan mengatakan pada mereka untuk melihat sisi positif dari situasi yang ada.
Melihat cara tersebut, membuat saya ingin tahu. Hingga suatu hari saya datang kepadanya dan bertanya.
‘ Saya tidak mengerti !’ Tidak seorang pun bisa menjadi seorang yang positif setiap saat.
Bagaimana kau melakukannya ?
Jerry menjawab, ‘ Setiap pagi saya bangun dan berkata pada diri saya sendiri, saya punya 2 pilihan hari ini. Saya bisa memilih untuk berada di mood yang baik atau saya bisa memilih untuk berada di mood yang tidak baik.
Saya selalu memilih mood yang baik.
Setiap saat sesuatu yang buruk bisa saja terjadi. Saya bisa memilih unuk menjadi korban atau saya bisa memilih untuk belajar dari itu.
Setiap saat seseorang datang kepada saya dan mengeluh, saya bisa memilih untuk menerima pengeluhan mereka, atau saya bisa menunjukkan sisi positif dari kehidupan. Saya selalu memilih sisi positif dari kehidupan.Tapi tidak semudah itu’, Protes saya
‘ Ya, benar ‘, kata Jerry
Hidup selalu dihadapkan pada pilihan. Ketika anda memisahkan semua sampah/keadaan yang ada, semua situasi adalah pilihan.
Anda memilih bagaimana anda bereaksi terhadap situasi yang ada.
Anda memilih bagaimana orang lain akan mempengaruhi mood anda.
Anda memilih berada di mood yang baik atau tidak.
Adalah merupakan pilihan anda, bagaimana menghidupi kehidupan anda.

Selang beberapa tahun, saya mendengar Jerry secara tidak sengaja melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan pada bisnis restoran. Ia membiarkan pintu belakang restorannya terbuka. Apa yang terjadi ? Di pagi hari ia dirampok oleh 3 orang bersenjata. Apa yang mereka inginkan ?
Ketika Jerry berusaha membuka kotak penyimpanan, tangannya gemetaran karena gugup sehingga ia salah menekan kombinasi angka. Perampoknya panik dan menembaknya. Untunglah Jerry cepat ditemukan dan segera dilarikan ke rumah sakit. Setelah dioperasi selama 18 jam dan berminggu-minggu berada dalam perawatan intensif, Jerry keluar dari rumah sakit dengan bekas peluru yang berada di badannya.

Enam bulan kemudian setelah kecelakaan itu, saya melihat Jerry. Dan ketika saya bertanya kepadanya, dia menjawab, ‘ Jika saja saya lebih baik, saya ingin punya saudara kembar. Ingin lihat luka saya??
Saya menolak untuk melihatnya.
Lalu saya bertanya kepadanya tentang apa yang terlintas di kepalanya ketika perampokan itu terjadi.
Hal pertama yang terlintas di kepala saya adalah, ‘Saya seharusnya mengunci pintu belakang’ katanya. Saya berada di lantai sesudah mereka menembak saya. Saya ingat bahwa saya ada 2 pilihan. Saya bisa memilih untuk hidup atau mati. Dan saya memilih hidup.
‘ Apakah anda tidak takut?, tanya saya.
Jerry melanjutkan, ‘tim paramedisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa saya akan baik-baik saja. Tapi ketika saya dibawa ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah dari para dokter dan perawat, saya menjadi sangat takut. Dimata mereka, saya membaca ‘ orang ini akan mati ‘. Saya tahu saya harus ambil tindakan.
‘ Apa yang kamu lakukan ‘, Saya bertanya.
‘ Ummmm,…ada perawat yang berbadan besar yang meneriakkan pertanyaan kepada saya’, kata Jerry
‘ Ia bertanya apakah saya alergi terhadap sesuatu, apa saja.
‘ Ya ‘, saya jawab.
Para dokter dan perawat itu berhenti bekerja dan menunggu jawaban saya. Saya menahan napas dan berteriak, “ Peluru “. Mereka tertawa. Sementara mereka tertawa, saya berkata kepada mereka, ‘ Saya memilih hidup, jadi tolong operasi saya seperti saya masih hidup, bukan mati.
Jerry tetap hidup berkat keahlian dokter-dokternya dan juga karena sikap dan tidakannya yang hebat.

Saya belajar darinya bahwa setiap hari anda mempunyai pilihan. Apakah anda mau menikmati hidup atau malah membencinya. Satu hal yang penting bahwa itu adalah pilihan anda. Tidak ada seorang pun yang dapat mengontrol atau mengambilnya dari anda. Adalah sikapmu dan tindakanmu bila anda bisa mengatasinya, dan semua yang ada dalam hidup akan menjadi lebih mudah.

Senin, 07 Januari 2008

My Christmas

Natal baru saja berlalu dan tak terasa sekarang kita telah memasuki tahun 2008. Walaupun telah berlalu tetapi kenangan natal masih sangat hangat (panas?) dalam ingatan.
Tahun ini saya mendapat jatah merayakan Natal di Paroki St.Maria Immaculata Falabisahaya Maluku utara. Sebelumnya saya mempunyai beberapa pilihan tempat merayakan Natal, namun kemudian dengan beberapa pertimbangan saya putuskan untuk merayakan Natal di tempat tersebut.
Kegembiraan perayaan itu sudah terasa sejak beberapa hari sebelum tanggal 25 Desember. Dimulai dengan kerja bakti bersama membersihkan dan menghiasi Gereja. Sebelumnya Dewan paroki dan kaum muda mengadakan rapat bersama untuk pembagian tugas dalam rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru. Kaum muda mendapat tugas dekorasi Gereja dan Pastoral, mengurus derma selama Misa Natal dan Tahun Baru serta mengurus acara sinterklass.
Acara Sinterklass dilaksanakan pada tanggal 23 Desember pada jam 15.00 WIT. Dalam hal ini sinterklass tidak menyediakan hadiah bagi anak-anak tetapi hanya memberikan jasanya untuk mengantarkan hadiah yang disiapkan orang tua bagi anak-anaknya. Tentu saja ini menjadi rahasia antara sinterklass dan para orang tua, dalam benak si anak tentu sinterklass-lah yang menyiapkan hadiah untuknya.
Acara Sinterklass ini benar-benar heboh, teman saya Hery yang menjadi Sinterklasss didandani mirip sinterklass (tetapi kok kurus ya), dan datang ke rumah-rumah memberikan hadiah kepada anak-anak. Walaupun hujan bulan desember sedikit menghambat, tetapi acara sinterklass ini sudah cukup memberikan kesan yang luar biasa untuk anak-anak.
Malam Natal tanggal 24 Desember misa diadakan pada jam 20.00 WIT. Perayaan ini cukup membuat saya terharu dan tidak sadar mengeluarkan air mata. Sudah sejak tahun 1999 saya belum pernah lagi meleawati perayaan Natal di kampung halaman saya.
Misa Natal tanggal 25 Desember berlangsung sangat meriah, mulai dari koor dan liturgy benar-benar beda dari hari-hari biasanya. Setelah misa umat beramai-ramai pergi ke pastoran dan berjabat tangan serta kemudian ngobrol dengan bapak pastor dan para suster. Saya dan teman-teman orang muda juga tidak lupa untuk menyempatkan diri berfoto di depan kandang Natal. Setelah itu kami kemudian tour dari rumah ke rumah menyampaikan salam damai Natal.
Tanggal 26 Desember misa Natal kedua dimulai pada jam 20.00 WIT karena pada pagi dan siang hari Pastur harus melayani umat di stasi terdekat, sedangkan Pastor pembantu melayani umat di pulau Taliabu sejak tanggal 20 Desember.
Setelah Misa kemudian diadakan resepsi makan bersama seluruh umat di pastoran. Baik makanan atau minuman dibawah oleh umat dari rumah masing-masing. Ada yang membawa nasi, daging, sayur, ubi, pisang dan sebagainya. Malam ini adalah malam puncak perayaan Natal, semua umat bergembira ria bersama pastor dan para suster.
Walaupun sederhana, tetapi acara ini benar-benar mengeratkan persaudaraan antar umat Kristus. Sehingga walauapun Natal telah berlalu tetapi kedamaian dan kesan-kesan Natal masih sangat hangat di hati seluruh umat.