Kamis, 13 November 2008

Dingin Dalam hati

Enam manusia terperangkap dalam suatu kebetulan. Dalam udara yang menusuk, masing-masing memiliki sepotong kayu, atau begitulah katanya.
Api ungggunnya perlu diberikan api lagi, orang yang pertama mengeraskan hatinya, karena diantara wajah-wajah yang mengelilingi api itu, ia lihat satu orang yang berkulit hitam.
Orang berikutnya melihat seseorang yang bukan dari gerejanya dan tidak rela memberikan kayunya.
Yang ketiga duduk dengan pakaian compang-camping, ia tutup jaketnya rapat-rapat, kenapa ia harus mengorbankan kayunya demi menghangatkan orang kaya?
Yang kaya duduk diam membayangkan kekayaan yang dimilikinya dan bagaimana mempertahankan miliknya dari orang miskin pemalas itu.
Wajah orang berkulit hitam itu mencerminkan hasrat menuntut balas sementara apinya mati, karena yang ia lihat pada kayunya adalah peluang untuk menuntut balas terhadap orang berkulit putih.
Orang terakhir dalam kelompok yang malang ini tidak mau berbuat apa-apa kecuali ada untungnya, memberi hanya karena mereka yang memberi lebih dahulu, adalah prinsipnya.
Kayu-kayu mereka, yang mereka pegang erat-erat dalam tangan kaku mereka, membuktikan dosa manusia, mereka bukan mati untuk udara dingin di luar, mereka mati karena dingin dalam hati.

Diambil dari buku The 7 Habits of Highly Effective Teens karangan Sean Covey

Jumat, 07 November 2008

Tempat Nongkrong Alternativ di Makassar

Jika anda sedang di makassar dan sedikit bingung dengan tempat nongkrong yang asyik, cobalah café yang terletak di jalan Lanto Dg Pasewang 25C Makassar ini.
Café enak-enak namanya. Seperti namanya, nongkrong di café ini memang bisa membuat anda merasa enak. Tidak hanya karena makanan dan minuman yang ditawarkan mampu memanjakan lidah dan kantong anda, café ini juga menjamu para tamunya dengan hiburan musik acoustics dari penyanyi-penyanyi lokal.
Terus apa bedanya dengan café-café yang lain? Pasti begitu pikir anda. Yup, yang sedikit membedakan café ini dengan café-café lainnya adalah di café ini anda bisa menggunakan wireless network sepuasnya.
Dengan cukup bermodalkan si biru limapuluhribuan, anda sudah dapat menikmati segelas chocolate, sepiring pisang goreng keju dan ber-hot spot sepuasnya sambil ditemani alunan musik acoustics. Tertarik untuk mencobanya…????