Kamis, 13 November 2014

Pengunjung TN Komodo di Semester I 2014

Meningkatnya kegiatan promosi TN Komodo yang dilakukan berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta, terutama sejak TN Komodo dinyatakan sebagai salah satu finalis New 7 Wonders of Nature serta cukup stabilnya kondisi keamanan dalam negeri sangat berpengaruh terhadap jumlah kunjungan wisatawan. Dari data yang dikumpulkan oleh Balai TN Komodo terlihat bahwa sejak tahun 2010 terjadi peningkatan jumlah pengunjung ke kawasan TN Komodo. Pada tahun 2009 jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 36.534 orang, kemudian pada tahun 2010 meningkat sekitar 22,28% atau sejumlah 44.672 orang. Peningkatan jumlah wisatawan kemudian terus terjadi, tahun 2011 jumlah kunjungan sebanyak 48.010 orang, tahun 2012 sebanyak 49.982 orang dan pada tahun 2013 sebanyak 63.801 orang. Dari data tersebut terlihat terjadinya peningkatan jumlah wisatawan yang cukup besar pada tahun 2013 yakni sekitar 27,65% dibandingkan tahun 2012. Peningkatan jumlah wisatawan pada tahun 2013 diduga karena dinobatkannya TN Komodo menjadi salah satu New 7 Wonders of Nature dan adanya perhelatan Sail Komodo 2013. 

Sampai dengan Bulan Juni 2014 jumlah kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo tahun 2014 telah mencapai lebih dari separuh jumlah kunjungan tahun 2013 yakni sebanyak 36.429 orang. Jumlah tersebut terdiri dari pengunjung reguler dan pengunjung kapal cruise. Pengunjung reguler adalah pengunjung biasa yang masuk ke kawasan TN. Komodo menggunakan kapal wisata seperti boat dan speedboat, sedangkan pengunjung cruise adalah pengunjung yang menggunakan kapal pesiar/cruise. 


Gambar 1. Jumlah pengunjung reguler dan kapal cruise Tahun 2014 

Dari gambar di atas, terlihat bahwa sebagian besar atau sejumlah 24.755 atau 68% pengunjung TN Komodo pada tahun 2014 adalah pengunjung reguler sedangkan 11.674 atau 32% adalah pengunjung yang menggunakan cruise. Tidak hanya pada tahun 2014, pada tahun-tahun sebelumnyapun pengunjung TN Komodo didominasi oleh pengunjung reguler, seperti terlihat pada gambar di bawah ini: 


Gambar 2.Jumlah pengunjung reguler dan cruise tahun 2010-2013 

Dari gambar di atas terlihat bahwa sejak tahun 2010-2013, sebagian besar pengunjung ke TN. Komodo adalah pengunjung reguler sedangkan sisanya adalah pengunjung yang menggunakan kapal cruise. Walaupun pengunjung ke TN. Komodo didominasi oleh pengunjung mancanegara, namun perlu digarisbawahi terjadinya peningkatan jumlah pengunjung nusantara sejak lima tahun terakhir seperti terlihat pada gambar berikut ini: 

 Gambar 3. Jumlah Pengunjung Nusantara Tahun 2009-2013 

Dari gambar diatas terlihat jelas adanya peningkatan jumlah pengunjung nusantara dari tahun 2009-2013, sementara sampai dengan bulan Juni 2014 jumlah pengunjung nusantara telah mencapai 6.230 orang. Minat wisatawan nusantara untuk menikmati ekowisata TN. Komodo terlihat meningkat seiring dengan semakin meningkatnya promosi TN. Komodo oleh berbagai pihak dan semakin banyaknya maskapai penerbangan yang masuk ke Labuan Bajo. Untuk pengunjung mancanegara, sampai dengan Bulan Juni 2014 telah mencapai 30.199 orang yang berasal dari 94 negara dari benua Amerika, Asia, Australia, Eropa dan Afrika; dengan negara asal terbanyak adalah dari Amerika Serikat seperti terlihat pada gambar berikut ini: 


Gambar 4. Jumlah Pengunjung Berdasarkan Asal Negara (5 terbanyak) 

Gambar diatas menunjukkan asal negara dengan pengunjung (mancanegara) terbanyak pada tahun 2014. Dari gambar terlihat bahwa pengunjung mancanegara paling banyak berasal dari Amerika Serikat, diikuti oleh Jerman, Australia, Belanda dan Perancis. Minat berwisata pada negara-negara maju di Amerika dan Eropa memang lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara di benua lain seperti Asia. 

Tingginya angka kunjungan wisatawan di TN. Komodo diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar pula bagi masyarakat lokal. Wahyuti, dkk (2013: 53) menyebutkan bahwa “Manfaat pariwisata yang diterima pengelola TN. Komodo dan Pemerintah Daerah sebesar 2,09%. Sedang manfaat pariwisata terbesar (75,55%) diterima oleh operator wisata dan pengusaha kapal wisata. Sisanya sebesar 22,36% terdistribusi pada pengusaha hotel, restoran dan toko retail/ souvenir, sementara manfaat pariwisata bagi masyarakat setempat sangat kecil karena penyerapan tenaga kerja yang terbatas sebagai akibat rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan yang dimiliki masyarakat”. Partisipasi multi pihak tentu sangat diharapkan dalam memotivasi dan membantu masyarakat lokal dalam bentuk pendidikan dan pelatihan keterampilan. Daftar Pustaka Wahyuti E., Wibowo T., dkk. 2013. Kajian Peranan Taman Nasional Komodo dalam perekonomian Kabupaten Manggarai Barat Propinsi Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Pengembangan Aspek Pemanfaatan Ekowisata). Labuan Bajo: Balai Taman Nasional Komodo.

Tidak ada komentar: