Jumat, 17 Desember 2010

Penyakit Menangis Darah Masih Jadi Misteri

Tulisan ini saya ambil dari tempo interaktif dengan judul yang sama. kasian sekali kawan satu ini, mari kita sama-sama mendoakannya, semoga akan ada satu dari penduduk bumi ini yang bisa membawa kesembuhan buatnya




TEMPO Interaktif, Knoxville - Inilah foto terbaru dari remaja laki-laki yang menangis darah. Calvino Inman, 17, menderita penyakit misterius selama dua tahun terakhir.

Darah mengucur dari matanya, bila kambuh dia bisa menangis darah sampai satu jam. Bukan hanya menangis darah, dia kini juga "pilek" darah, hidungnya terus mengeluarkan darah seperti mimisan. Sejumlah dokter angkat tangan atas penyakit aneh Inamn ini.

Irman yang menetap di Knoxville, Tennessee saat ini terus diperiksa seksama secara medis. Dokter masih berusaha mencari tahu penyebab penyakit misterius ini, apakah dari faktir tumor atau karena genetik.

"Sekarang darah mengucur dari mataku hampir setiap saat, di sekolah, di rumah dan waktu aku tidur," kata Inman yang dimuat di laman Daily Mail kemarin. "Kadang aku tidak menyadarinya, aku baru tahu ketika orang-orang menatapku, tapi kadang aku merasa mataku seperti terbakar," ujarnya.

Inman juga mengaku terkadang dia merasa kepalanya sangat sakit. "Seperti ada yang memukul bagian kepala kiriku dengan palu," katanya. Dia juga sulit tidur di malam hari, saya hanya bisa berbaring tanpa memejamkan mata selama berjam-jam.

Ibu Inman, Tammy Mynatt juga mulai frustasi. "Sepertinya dokter juga sudah putus asa, mereka tidak tahu mau bagaimana lagi," katanya. Mynatt sudah membawa Inman ke 15 dokter spesialis dari New York hingga Memphis tapi tak ada hasil. "Sekarang saya hanya bisa berdoa ada yang bisa menyembuhkannya." John Fleming, ahli mata dari Hamilton Eye Insitute, Memphis mengakui penyakit ini masih menyimpan misteri. Namun dia terus berusaha mencari tahu dan mengeksplorasi penyebabnya. "Biasanya kasus ini terjadi karena ada infeksi saluran air mata," ujarnya. Dia pernah melihat ada pasien yang mengalami penyakit serupa, pendarahan selama berbulan-bulan tapi tiba-tiba berhenti tanpa tahu sebabnya. Selain Inman, di India juga ditemukan kasus serupa. Rashida Begum, 27, menangis darah sejak empat tahun lalu. Dia mulai menderita penyakit itu setelah muntah-muntah dan mengalami sakit kepala hebat.

Menurut suami Begum, Mohammed Aslam, 40, dia telah mengunjungi semua dokter di Patna tapi belum membuahkan hasil. Bahkan mereka juga telah menghabiskan 40 hari berdoa di kuil.

Setelah menjadi beberapa kali menjadi berita, bantuan untuk Begum mengalir. Institut Medis di New Delhi berusaha mencari tahu dan menyembuhkan penyakit misterius ini. "Saya sangat bersyukur sejumlah dokter berusaha membantu, saya sudah tidak tahgan lagi dengan penyakit ini."

Tidak ada komentar: