Rabu, 25 Juli 2007

Dari Swering Ternate

Swering Ternate


Begitu memasuki pelabuhan kota Ternate, yang pertama kali tertangkap mata adalah kawasan swering.



View Larger Map


Kawasan Swering merupakan sebuah kawasan di sepanjang talud pantai pelabuhan Ternate. Terletak di pusat kota Ternate, Swering merupakan sebuah pusat keramaian yang tak pernah sepi siang ataupun malam, bahkan tak jarang orang-orang dari Pulau Tidore datang ke kawasan ini untuk sekedar mencari hiburan.
Tak ada yang sangat istimewa dari kawasan ini. Ada sebuah Mesjid yang sebagian bangunannya berada di atas pantai, deretan pertokoan, ada juga sebuah taman lengkap dengan kursi-kursi untuk bersantai. Di kiri kanan jalan sepanjang kawasan ini banyak pedagang lesehan yang menjajahkan jualannya. Ada aneka buah-buahan, rujak, aneka makanan seperti Lalapan, tinutuan (bubur Manado), papeda ikan (Sagu Maluku), coto Makasar, bakso, gado-gado,dabu-dabu ikan, roti bakar dan sebagainya.

Tidak ada yang tahu pasti mengapa kawasan ini diberi nama Swering. Ada yang mengatakan bahwa Swering merupakan sebutan lain untuk talud, ada pula yang mengatakan bahwa swering berasal dari kata swear dalam bahasa inggris yang berarti janji, karena kawasan ini sering dijadikan tempat untuk mengucap janji pasangan-pasangan yang sedang kasmaran. Jika diamati setiap harinya Swering memang dipenuhi oleh pasangan-pasangan kekasih, mulai dari pasangan remaja sampai kakek-nenek. Para pekerja seks komersial juga banyak yang "nongkrong" di tempat ini.
Tetapi harus hati-hati juga pacaran di tempat ini, pasalnya ada sekelompok ibu-ibu di Ternate yang sering melakukan sweeping PSK, sepertinya mereka takut kalau suami dan anak laki-laki mereka "main" PSK di tempat ini. Coba bayangkan seandainya ibu-ibu seperti ini tinggal di Jakarta, bisa-bisa urusan rumah tangga terbengkelai saking banyaknya tempat hiburan yang harus disweeping ya...

Di salah satu sudut swering

Tidak ada komentar: