Maaf karena telah menghadirkan ketidaknyamanan
Maaf karena telah membuatmu merasa layu dan tertekan
Maaf karena telah merenggut berbagai kebebasanmu
Maaf karena telah merampas semua waktumu dengan kecurigaanku
Hapuslah aku jika itu kemudian membuatmu kembali nyaman
Pangkaslah aku jika itu membuatmu kembali bisa merasakan matahari
Terbanglah jika itu membuatmu kembali dapat menikmati indahnya mahameru
Tenggelamkanlah aku jika itu bisa membuatmu kembali bisa memaknai waktumu
Jadikanlah aku kepahitan hidup yang mendorongmu menggapai manisnya meniti hari
Jadikanlah aku gelap yang membuatmu bisa menemukan bintang malammu
Jadikanlah aku sebuah hitam yang membuatmu mengerti menciptakan pelangi
Pelangi yang selalu memberikan teduh di panas harimu
Kamis, 04 September 2008
Senin, 01 September 2008
Pelajaran Berharga dari Menelpon Seorang Teman
Semalam, aku nelpon temenku, ingin curhat ceritanya. Belum sempat aku bercerita banyak, temanku malah menghujani aku dengan curhatan panjang.Ternyata temanku sedang ngalamin sebuah masalah yang cukup rumit.
Aku yang sebelumnya ingin curhat, kemudian mengurungkan niatku dan berbalik menjadi pendengar setia untuk keluh dan kesahnya, karena aku tahu saat itu yang sangat dia butuhkan adalah orang yang bener-bener mau mendengarkan dia.
Setelah mendengar curhatan temanku, aku malah merasa jauh lebih baik.
Tadinya aku berpikir, masalah yang kuhadapi ribet banget dan bikin kepala pusing,tetapi ternyata temanku memiliki masalah yang jauh lebih rumit dan lebih bikin kepala pusing.
Ternyata dengan memberikan hati dan telinga untuk masalah orang lain, kita bisa plong dan lebih berani menghadapi masalah kita sendiri. Atau dengan kata lain dengan membuat orang lain tersenyum, kita tidak hanya bisa tersenyum tetapi tertawa bahagia.
Di dunia ini, semua orang pernah mengalami masalah, entah itu masalah besar ataupun masalah kecil. Dengan tidak memusatkan perhatian hanya kedalam diri kita sendiri, kita bisa menghadapi dan memaknai sebuah masalah.
Pelajaran berharga dari menelpon seorang teman ^_^
Aku yang sebelumnya ingin curhat, kemudian mengurungkan niatku dan berbalik menjadi pendengar setia untuk keluh dan kesahnya, karena aku tahu saat itu yang sangat dia butuhkan adalah orang yang bener-bener mau mendengarkan dia.
Setelah mendengar curhatan temanku, aku malah merasa jauh lebih baik.
Tadinya aku berpikir, masalah yang kuhadapi ribet banget dan bikin kepala pusing,tetapi ternyata temanku memiliki masalah yang jauh lebih rumit dan lebih bikin kepala pusing.
Ternyata dengan memberikan hati dan telinga untuk masalah orang lain, kita bisa plong dan lebih berani menghadapi masalah kita sendiri. Atau dengan kata lain dengan membuat orang lain tersenyum, kita tidak hanya bisa tersenyum tetapi tertawa bahagia.
Di dunia ini, semua orang pernah mengalami masalah, entah itu masalah besar ataupun masalah kecil. Dengan tidak memusatkan perhatian hanya kedalam diri kita sendiri, kita bisa menghadapi dan memaknai sebuah masalah.
Pelajaran berharga dari menelpon seorang teman ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)